My Favorite

Favorite Place. Favorite Man.

Kunjungan Pertama

Kunjungan pertama ke negeri Singa. Bosan dengan Merlion, bergaya dengan latar landmark lainnya.

Kimchi Korea

Sudah beberapa bulan ini kerajingan K-Drama berkepanjangan. Semua bermula dari serial "Strong Woman Da Bong Soon" yang super kocak. Jadi lah berlanjut dari satu judul ke judul lainnya. 

Efek samping dari menyaksikan semua serial tersebut adalah, mupeng sama makanannya! Salah satu yang paling menggoda yaitu Kimchi dan Ramyeon. Hebat memang industri drama Korea ini dalam memperkenalkan budaya mereka. Entah benar atau tidak, belum pernah menginjakkan kaki kesana, Kimchi begitu melekat dalam keseharian masyarakat Korea. Tak ada drama yang tak memunculkan Kimchi dalam ceritanya. 

Kimchi yang merupakan makanan fermentasi ini bisa dimakan langsung sebagai "banchan" alias sidedish atau diolah lagi menjadi masakan lainnya. Yang pasti semuanya enak. Rasa khasnya yang asam-pedas sulit terlupakan setelah mencoba.

Paling mudah menikmati Kimchi bersama Ramyeon, mie instan Korea. Sebungkus mie berubah menjadi hidangan nikmat hanya dengan tambahan Kimchi. 

Foto terlampir adalah salah satu olahan masakan dengan Kimchi, yaitu pancake Kimchi atau yang dikenal juga dengan Kimchi Jjeon. 

*Postingan nyangkut since 18.03.2018


-Ling-

Takoyaki

Dari terakhir kali posting tentang Takoyaki, sudah berkali-kali bikin Takoyaki dalam bentuk bulat. Tapi ternyata ga pernah posting. Baru sadar pas kemaren ini lagi ngubek resep pengen bikin lagi. Kog ga ada foto Takoyaki yang cantik ^^

Sudah lupa juga tahun kapan beli pan khusus untuk membuat Takoyaki-nya. Yang pasti waktu itu belinya di pasar. Galau sekian lama karena harga masih diatas 200rb. Kalo sekarang sudah banyak di marketplaces dengan harga yang jauh lebih murah. 

Takoyaki kali ini dibuat dengan cukup otentik. Dalam arti tidak menggunakan bahan-bahan pengganti. Makin mudah mendapatkan aneka bahan yang diperlukan. Harga pun makin terjangkau. 

Dulu suka pake bahan substitute karena kalo beli macam-macam bumbu Jepang suka ga habis pakai. Mana harus tempat tertentu saja yang jual. Uda gitu, keinginan suka munculnya dadakan.

Ih, jadi pengen lagi! 

Kalo ada yang mau ikutan bikin, boleh coba resep ini. Dulu ambil dari YouTube. 

Bahan adonan:
340ml air dingin
100gr tepung Serba Guna. 
1 sdm dashi
1 sdt kecap asin (shoyu)

Bahan pelengkap:
Sosis, ham, crab stick, atau topping apa saja sesuai selera
Aonori
Katsuoboshi
Mayonnaise
Bumbu Takoyaki

Cara membuat Takoyaki:
Campur semua bahan adonan menjadi satu sampai rata dan tidak ada yang menggumpal. 
Panaskan loyang bulat. Beri sedikit minyak. 
Tuang adonan ke dalam masing-masing lobang. 
Putar adonan yang sudah mengeras, tambahkan lagi adonan. Begitu mengeras putar lagi hingga membentuk bola bulat. 
Putar-putar untuk memastikan setiap bagian matang merata. 
Jika sudah matang, taro dipiring, beri mayonnaise, saos takoyaki, tabur dengan aonori dan katshuoboshi secukupnya, sesuai selera. 

Kali ini saya tidak pakai katshuobosi basa yang lembaran lebih besar, tapi yang lebih halus. Soal wangi dan rasa, tetap sama-sama enak. Cuma ga "goyang-goyang aja". 

Selamat mencoba dan selamat menikmati. 


-Ling-

Fudgy Brownies

Kembali berkutat dengan brownies setelah sekian lama selalu menggunakan resep yang sama, Chocolate Melt Brownies. Eh, masi dengan resep yang sama juga deh, cuma cara membuat aja yang sedikit diganti. 

Jika selama ini Brownies identik dengan kue praktis, tidak perlu di-mixer, kali ini malah nyoba nge-mixer telor dan gula sampai gula cair, baru dicampur dengan lelehan coklat dan butter. Dan, hasilnya.. extra effort yang tidak sia-sia. Tekstur yang dihasilkan lebih empuk, chewy. 

Satu hal yang kurang mantap cuma karena ga pake chocochips dan couveture chocolate. Lama ga bikin jadinya ga punya stock bahannya. Di luar itu, everything just perfect! Nyamm!! 

Karena ada perubahan metode pembuatan, sekalian update disini aja deh biar ga salah dan ga lupa. 

Mari disimak.. 

*Fudgy Brownies*

Bahan:
2 butir telur
100 gr gula pasir
100 gr mentega or margarin
125 gr dark cooking chocolate *buat yang doyan, bisa ditambah sampai 140 gr
100 gr terigu protein sedang
Sejumput garam
25 gr dark cooking chocolate or couveture
Chocochips secukupnya untuk taburan diatas

Cara membuat:
Panaskan oven 175°C
Lelehkan coklat dan mentega dengan cara meletakkan mangkok berisi coklat dan mentega di atas panci berisi air mendidih, atau boleh juga dengan microwave selama 15-30 detik. Jangan sampai coklat gosong yah. Cukup sampai mentega dan coklat mencair. Jangan sampai warnanya berubah jadi bening. 
Kocok telur dan gula pasir sampai gula meleleh dan sedikit mengembang. 
Masukan lelehan coklat dan mentega. Aduk rata. 
Masukan terigu dan garam. Aduk rata
Tuang setengah adonan kedalam loyang yang sudah diberi mentega dan lapisan tepung atau alas kertas roti. 
Beri serutan dark cooking chocolqte atau coklat couveture. Masukan sisa adonan
Tambahkan chocochips diatas permukaan adonan. 
Panggang dengan api 175°C selama 10 menit
Turunkan suhu ke 165°C, panggang lagi selama 30-35 menit. 
Brownies siap dinikmati 😁😁😁


-Ling-